Langsung ke konten utama

Doa Mahatma Gandhi


Doa telah menyelamatkan hidupku,


Seandainya aku tidak ditolong oleh do’a,


Aku sudah lama jadi gila


Baik dalam hidup pribadi maupun dalam hidup politik,


Aku telah mengalami percobaan yang hampir tak tertahan


Kadang-kadang aku nyaris tenggelam ke dalam kancah putus asa


Hanya karena kekuatan doa


Aku tidak pernah mundur dalam cita-citaku


Dalam perjalanan hidupku


Kepercayaan akan Tuhan semakin tumbuh


Dan kebutuhanku akan doa telah semakin nyata


Tanpa doa, hidupku kosong saja tak menarik


Tiga Guru Agung umat manusia


Yakni Budha, Yesus dan Muhammad


Telah memberi kesaksian yang tak tersangkal


Bahwa cahaya dan inspirasi mereka peroleh dari doa


Jelas pula bahwa tanpa doa


Hidup mereka merupakan sesuatu yang mustahil


Demikian juga


Justru dalam doa


Berjuta-juta umat Hindu, Kristen dan Islam


Telah menemukan sumber penyembuhan dan kekuatan mereka


Ada orang yang berkata


Bahwa mereka semua menipu diri sendiri


Bahwa doa mereka selalu khayalan belaka


Pendapat dan pengalaman lain sekali


Aku bersyukur karena ‘khayalan’ ini


Bahwa itu saja yang memberi arti pada hidupku


Dan membuat hidupku bahagia


Meskipun dalam hidup politik


Aku berulang-ulang kali dihadapkan dengan situasi-situasi


Yang melampaui kemampuanku


Aku tidak pernah, sungguh tidak pernah kehilangan kedamaian hatiku


Banyak orang mengatakan padaku


Bahwa mereka iri hati akan keterntraman hatiku


Hanya doa saja yang dapat menjelaskan…………….


Aku bukan orang terpelajar


Tapi dengan rendah hati aku mengaku diri sebagai ‘man of prayer’


Tak begitu penting cara bagiku anda berdoa


Asal jujur dan otentik


Barang siapa bergaul dengan doa setiap hari


Akan menemukan dimensi baru dalam hidupnya


Mahatma Gandhi

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Partai Tu(h)an

Tadi pas menghadiri rutinan pagi di kloset, iseng-iseng saya mikir. Mungkin karena terbawa suasana kali ya? Karena siapapun yang sedang duduk di atas kloset, umumnya selalu terbayang-bayang masalah "bentuk". Dan saya pun sempat berpikir, Partai Tuhan dan Partai Setan itu kira2 seperti apa ya bentuknya? Hmmm....(tepok jidat).

Rudal Intercept

Anda punya cerita yang pahit ketika dikunyah? Pasti punya. Karena hidup tak semanis gelali . Di antara cerita pahit itu adalah soal ngantri . Beli bensin terkadang harus ngantri , pergi ke dokter ngantri , bayar pajak ngantri , ngurus KTP ngantri , bahkan ke toilet umum pun juga seringkali harus ngantri . Mending kalau kita hidup di negeri Paman Gober yang penduduknya memegang teguh falsafah hidup : “bebek aja bisa ngantri ”. Ini Indonesia Bung!

Tiket Gila Konser Kuasa (1)

[caption id="attachment_1156" align="alignright" width="259"] Lihat tanggalnya...!!![/caption] Menjelang akhir tahun 2017, banyak pihak berusaha mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan. Kali ini nadanya tak seperti biasanya. Mengapa? Karena dua tahun berturut-turut, bangsa ini akan memasuki Tahun Politik . Tahun di mana Pilkada serentak digelar, beriringan dengan pesta demokrasi terbesar Pemilu 2019. Dinamika politik bangsa ini akan memasuki turbulensi yang sangat dahsyat. Bahkan menjadi tahun pertaruhan masa depan bangsa dan negara. Jika selama masa turbulensi ini salah melangkah, tidak menutup kemungkinan NKRI akan gulung tikar. Hanya tinggal cerita. Na'udzubillah ... Beberapa akun twitter membuat prediksi yang nyaris presisi. Mungkin saja mereka sudah mencuri dengar skenario politik yang sedang dirancang dan akan mulai dimainkan sepanjang tahun ini. Silakan cek cuitan di twitter sepanjang September - Desember. Mereka seolah tahu...