Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Humor

Calon Karyawan

Mencari kerja bukanlah hal yang mudah. Apalagi hidup di jaman seperti sekarang. Lihatlah kisah memilukan dari seorang sahabat di bawah ini. Dia berusaha mencari kerja untuk menghidupi anak istrinya di rumah. Direktur        : Kowe nduwe omah opo ora.....? Pelamar        : Dereng.... Direktur        : Wah kowe ora iso ketompo nang kene Pelamar        : Lho kok ngaten........? Direktur        :  Mengko kowe mesthi ngajukne utang nang perusahaan. Pelamar        : Ah.. mboten kok, Sak janipun tiyang sepuh kulo niku sampun sugih. Direktur        : Yo malah ora ketompo Pelamar        : Lho kok ngaten.....? Direktur        : Mengko kowe kerjo mung nggo hiburan, nongkrang-nongkrong ae.

Penghuni Surga Ingkar Janji

Suatu ketika para penghuni surga mengadakan perundingan dengan para penghuni neraka diwakili oleh koordinator masing-masing. Guna menghilangkan kejenuhan, maka disepakatilah untuk membangun jembatan penghubung antara surga dan neraka. Dengan ketentuan, jarak antara surga dan nerakan dibagi menjadi dua. Separo dibangun para penghuni surga, dan separo lainnya dibangun para penghuni neraka. Waktu yang disepakati untuk proyek ini adalah 1 tahun.

Jam Korup Di Neraka

Ada serombongan manusia yang sedang menunggu masuk di pintu neraka. Mereka dipanggil masuk satu persatu oleh pejabat malaikat yang bertugas di sana. Di dinding belakang tergantung puluhan jam dinding sebagaimana layaknya yang terlihat di bandara udara saja. Tetapi ada perbedaannya dengan jam yang ada di dunia ini. Kalau jam di dunia menunjukkan posisi waktu yang berbeda-beda untuk berbagai kota tujuan, jam dinding di neraka juga berbeda kecepatan putarannya. Salah seorang yang agak bingung bertanya kepada malaikat di sana mengapa hal itu terjadi. "Oh itu, jam yang tergantung di sana menunjukkan tingkat kejujuran pejabat pemerintah yang ada di dunia sewaktu Anda hidup." Sang malaikat menjelaskan, "Semakin jujur pemerintahan negara Anda, jam negara Anda di sini semakin lambat. Sebaliknya semakin korup pejabat pemerintah negara Anda, semakin cepat pula jalannya." "Coba lihat," kata seorang yang sedang antri kepada yang lainnya, "Jam Filipina berputar ken...

Inggris Juga Negara Korup

Pangeran Charles datang ke Indonesia, ia mengeritik bahwa pejabat di Indonesia memang pejabat negara yang korup. Tentu saja ini membuat berang anggota DPR. Dalam suatu kesempatan seorang anggota DPR ingin membalasnya dengan datang ke Inggris dan menunjukkan bahwa di Inggris pun ada pejabat instansi yang korup. Maka ia berfoto di depan instansi itu dan hasilnya diberikan ke Pangeran Charles. Dalam suratnya ditulis, ”Yang Mulia, ternyata instansi di belakang saya ini adalah instansi terkorup di negara anda.” Tapi anehnya, Pangeran Charles malah tersenyum ketika membuka surat tersebut. Sebab ternyata, yang difoto anggota DPR itu adalah Kantor Kedutaan Besar RI

Baru Punya Handphone

Ucup dan Acep baru punya handphone. Ucup : "Cep ngapain lho megangin pager rumah?" Acep : "Ini Cup, gw lagi mau isi pulsa..." Ucup : "Eh, ape hubunganye nempel di pager ama isi pulsa Cep? Telpon operator aje. Susah amat sih." Acep : "Itu die masalahnye,dari tadi gue disuruh operator tekan pager, nah gue sudah tekan pager berkali-kali kok kagak bisa juga. Ampe bonyok neh jempol gue." Ucup : "Gue lebih parah coy." Asep : "Emang elu kenape?" Ucup : "Gue malah disuruh mencet bintang."

Babi Lari Ke Papua

Seekor babi hutan dari pedalaman Timika di Papua lari ketakutan menyeberangi perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Ia merasa diburu-buru tentara Indonesia. Ia baru berhenti ketika ada seekor babi hutan Papua Nugini menyatakan bahwa ia sudah berada dalam wilayah Papua Nugini. "Mengapa Anda berlari?" tanya babi Papua Nugini. "Terus terang saya khawatir pada tentara Indonesia. Mereka mengebiri semua laki-laki di sana," ujar babi Indonesia. "Tapi anda ‘kan bukan manusia. Anda kan cuma seekor babi hutan?" "Justru itulah. Mereka mengebiri dulu baru bertanya kemudian," ujar babi Indonesia.

Gaji Orang Indonesia

Saat ‘ngrumpi’ di luar tugas antara orang Indonesia dan orang Eropa saling menanya perihal penghasilan masing-masing. “Berapa gaji anda dan untuk apa saja uang sejumlah itu?,” tanya orang Indonesia mengawali pembicaraan. Orang Eropa menjawab, “Gaji saya 3.000 Euro, 1.000 euro untuk tempat tinggal, 1.000 Euro untuk makan, 500 Euro untuk hiburan." ”Lalu sisa 500 Euro untuk apa?” tanya orang Indonesia. Orang Eropa menjawab secara ketus, "Oh ... itu urusan saya, Anda tidak perlu bertanya!" Kemudian orang Eropa balik bertanya, “Kalau penghasilan anda?” "Gaji saya Rp950 ribu, Rp450 ribu untuk tempat tinggal, Rp350 ribu untuk makan, Rp250 ribu untuk transport, Rp200 ribu untuk sekolah anak, Rp200 ribu, bayar cicilan pinjaman, ... Rp100 ribu untuk....". Saat orang Indonesia ‘nrocos’ menjelaskan, orang Eropa menyetop penjelasan itu dan langsung bertanya. "Uang itu jumlahnya sudah melampui gaji anda. Sisanya dari mana?," kata orang Eropa itu keheranan. Kemudian...