Langsung ke konten utama

Khotbah Jumat

Gara-gara tidak bisa tidur saat khutbah Jumat, malah dapat ilmu. Diakui atau tidak, khutbah jumat di sejumlah masjid acapkali membosankan. Sang khotib biasanya hanya sekedar mengulang 'yang itu-itu' saja. Bahkan tidak jarang isinya malah justru provokasi yang menyudutkan golongan Islam tertentu. Jamaah sholat Jumat dijejali dengan informasi-informasi yang belum tentu benar.

Siang itu, sang khotib mengangkat tema tentang makna 'ittaqullohu haqqo tuqotih'. Jika selama ini ayat tersebut diartikan sebagai 'bertaqwalah dengan sebenar-benarnya taqwa', kali ini sang khotib menawarkan wacana lain. Ayat tersebut dimaknai dengan 'bertaqwalah dengan hakikat taqwa'.

Ilustrasinya begini. Siapapun ketika ditanya apakah spidol itu, pasti jawabannya bahwa spidol adalah alat tulis. Tapi sang khotib mencoba menghadirkan makna lain. Bahwa spidol adalah kebahagiaan. Kok bisa? Ya. Bahwa dengan spidol para guru bisa menemukan kebahagiaan ketika mengajar. Bahwa dengan spidol anak-anak bisa menemukan kebahagiaan dan keceriaan ketika belajar mewarnai. Bahwa dengan spidol pula sang kondektur menemukan kebahagiaan ketika menjalankan tugasnya menghitung penumpang. Jadi, cobalah untuk menggali lebih dalam hakekat dari taqwa.

Di samping itu, sang khotib juga coba mengingatkan pentingnya memiliki pemahaman yang benar tentang dasar-dasar keislaman. Menurut sang khotib, ada 3 hal yang mendasar dalam Islam. Yakni aqidah, syariat dan akhlaq. Ketiganya adalah sesuatu yang sudah pasti dan tidak bisa ditawar lagi. Yang boleh diperdebatkan adalah tauhid, fiqih dan tasawuf. Apa bedanya ?

Sang khotib menjelaskan, bahwa tauhid adalah produk dari aqidah. Artinya, para ulama berusaha untuk menggali serta menjlentrehkan kembali makna tentang aqidah. Hasil ijtihad para ulama inilah yang kemudian dinamakan sebagai tauhid. Misalnya konsep tauhid dari Abu Hasan Al-Asy'ari dan Abu Mansur Al-Maturidi. Begitu pula syariat.  Hasil kajian para ulama tentang syariat itulah yang disebut fiqih. Demikian juga akhlaq. Produk dari kajian tentang akhlaq disebut tasawuf. Tegasnya, aqidah, syariat dan akhlaq itu adalah satu. Sedangkan konsep tauhid, fiqih dan tasawuf memiliki banyak varian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Cantik Yang Haram

Out of The Box 411 : Bunga Cantik Yang Haram “ …Pihak berwenang Hong Kong telah menyatakan empat dari orang-orang Cina tersebut sebagai orang-orang yang berbahaya karena mereka merupakan anggota masyarakat kriminal Cina yang dikenal sebagai Masyarakat Triad Pang Hijau yang sebelum tahun 1949 beroperasi di Cina Utara… ” – Diambil dari buku “ The Chinese Mafia ” – Ditulis oleh seorang pengacara Fenton Bresler yang melakukan investigasi ke berbagai negara selama 3 tahun khusus untuk mempersiapkan buku ini.

Jangan Lihat Sampulnya !

Wakidi : nanti kalau sholat jum'at, aku pengen pake baju terbaikku. Pengen pake parfumku yg paling mahal. Songkok terbaik dan juga sarung termahalku yang jarang tak pake . Saridin : Kok tumben... emang ada apa? Wakidi : Ya namanya mau menghadap Allah, masak mau asal-asalan?  

Lha Lak Thekor Aku !

Pagi itu Totok duduk selonjor di emperan halaman rumah saya. Ia duduk tepat di samping sepeda motornya yang sedang membonceng dua keranjang penuh sayuran. “Sayur…sayur,” teriaknya sembari mengelap tetesan keringat yang meluncur menelusuri ruas wajahnya. Ya, Totok adalah tukang sayur yang setiap pagi melintas di gang rumah. Usianya sekitar 30 tahunan. Karena sudah langganan, saya pun tahu dari istri bahwa dia sudah beranak dua. Yang pertama SMP, dan yang kedua masih duduk di bangku SD.