Langsung ke konten utama

Surat Balasan Kerajaan Arab Saudi

Dari Kerajaan Hijaz dan Nejad serta Daerah Kekuasaannya.

No. 2028, Tanggal 24 Djulhijjah, 1346 Hijriyah

Dari Abdullah Aziz bin Abdurrahman keluarga Faishal kepada yang terhormat ketua NU di Jawa, Syeikh Muhammad Hasyim Asy’ari dan penulisnya Syeikh Alwi bin Abdul Aziz, semoga Allah senantiasa memelihara mereka.

Setelah mengucapka Assalamu’alaikum Wr. Wb. Perlu dimaklumi bahwa surat saudara tertanggal 5 syawal 1346 sudah kami terima, apa yang tercantum didalamnya telah kami telaah, khususnya apa yang saudara-saudara tuturkan menunjukkan kepedulian terhadap urusan umat Islam. Juga delegasi yang saudara kirim yaitu Al-Haj Abdul Wahab dan Ustdz Syeikh Ghonaim Al-Amir selaku mustasyar NU telah menghadap kami dan telah menyampaikan pesan saudara kepada kami. Adapun mengenai urusan perbaikan Negara Hijaz adalah urusan internal dalam kerajaan dan pemerintahan. Tiadalah terlarang semua amalan yang menjadi kesenangan jama’ah baitullahiharam dan juga tidak terlarang seorang pun dari umat Islam yang ingin melaksanakan segala amal kebaikan.



Adapun kebebasan seseorang dalam mengikuti mahdzabnya, maka bagi Allah segala puji dan anugerahnya, memang umat Islam bebas merdeka dalam segala urusan, kecualidalam hal-hal yang terang diharamkan oleh Allah dan tidak ditemui pada seorang satu dali pu yang menghalalkan amalannya, tidak terdapat dalam Al-Qur’an, tidak terdapat dalam As-Sunnah, tidak terdapat dalam mahdzab orang-orang salaf yang soleh dan tidak terdapat pula pada fatwa para imam mahdzab yang empat. Apa saja yang sesuai dengan semua itu, kami mengamalkanya, melaksanakannya dan membantu pelaksanaannya. Sedamg apa saja yang bertentangan dengan hal-hal tersebut maka tidak wajib taat kepada makhluk yang bermaksiat kepada Allah.

Dan pada hakikatnya apa yang kami laksankan hanyalah ajakan untuk kembali kepada Al-Qur’an, As-Sunnah dan ini pula pula agama yang diturunkan Allah. Dan kami, berkat kemurahan Allah, tetap berjalan diatas jalan orang kuno yang shaleh, yang permulaan mereka adalah para sahabat Nabi Muhammad SAW sedangkan penutupnya adalah para imam yang empat.

Kami senantiasa memohon kehadirat Allah, agar memberikan pertolongan kepada semuanya diatas jalan kebagusan kebenaran dan hasil amal perbuatan yang baik.

Demikianlah penjelasan yang perlu kami sampaikan, mudah-mudahan Allah senantiasa melindungi saudara-saudara sekalian.


Stempel & ttd

(Abdullah Aziz bin Abdurrahman Al-Su’ud)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bunga Cantik Yang Haram

Out of The Box 411 : Bunga Cantik Yang Haram “ …Pihak berwenang Hong Kong telah menyatakan empat dari orang-orang Cina tersebut sebagai orang-orang yang berbahaya karena mereka merupakan anggota masyarakat kriminal Cina yang dikenal sebagai Masyarakat Triad Pang Hijau yang sebelum tahun 1949 beroperasi di Cina Utara… ” – Diambil dari buku “ The Chinese Mafia ” – Ditulis oleh seorang pengacara Fenton Bresler yang melakukan investigasi ke berbagai negara selama 3 tahun khusus untuk mempersiapkan buku ini.

Jangan Lihat Sampulnya !

Wakidi : nanti kalau sholat jum'at, aku pengen pake baju terbaikku. Pengen pake parfumku yg paling mahal. Songkok terbaik dan juga sarung termahalku yang jarang tak pake . Saridin : Kok tumben... emang ada apa? Wakidi : Ya namanya mau menghadap Allah, masak mau asal-asalan?  

Lha Lak Thekor Aku !

Pagi itu Totok duduk selonjor di emperan halaman rumah saya. Ia duduk tepat di samping sepeda motornya yang sedang membonceng dua keranjang penuh sayuran. “Sayur…sayur,” teriaknya sembari mengelap tetesan keringat yang meluncur menelusuri ruas wajahnya. Ya, Totok adalah tukang sayur yang setiap pagi melintas di gang rumah. Usianya sekitar 30 tahunan. Karena sudah langganan, saya pun tahu dari istri bahwa dia sudah beranak dua. Yang pertama SMP, dan yang kedua masih duduk di bangku SD.