
Dalam beberapa tahun terakhir ini,Indonesia diwarnai dengan berbagai peristiwa kekerasan dan pemboman yang telah menewaskan ribuan warga masyarakat. Kerugian materiil maupun non materiil yang diakibatkannya telah mempengaruhi seluruh sendi kehidupan masyarakatIndonesia.
Berdasarkan hasil penyelidikan maupun penyidikan yang telah berjalan selama ini, pihak kepolisian berhasil menangkap sejumlah pelaku yang terkait dengan kelompok Islam Radikal.Adayang menyebutkan kelompok ini merupakan bagian dari matarantai jaringan kelompok Alqaeda pimpinan Osama bin Ladin yang telah ditasbihkan peemrintah Amerika Serikat sebagai orang paling berbahaya sekaligus paling dicari pada saat ini.
Berbagai tuduhan maupun spekulasi yang dikembangkan oleh Pemerintah Amerika Serikat yang kerap menyebut Islam, khususnya di Indonesia, sebagai salah satu pusat kegiatan terorisme telah emnciptakan ketegangan baru antara Barat dan Islam. Kondisi ini telah mendorong kami untuk menerbitkan tulisan yang menyoroti sisi lain tentang gerakan Islam radikal di Indonesiadari berbagai sumber informasi yang layak untuk diketahui oleh masyarakat Indonesia. Buku ini disusun oleh Umar Abduh, salah seorang figur yang pernah berinteraksi secara langsung dengan kelompok Islam radikal diIndonesia. Umar yang pernah merasakan tekanan luar biasa saat rezim Orde Baru berkuasa, sebagai akibat keterlibatannya dalam berbagai kelompok Islam garis keras, kami anggap merupakan sosok yang cukup tepat dalam menyoroti aktifitas kelompok Islam radikal di Indonesia.
Buku yang tengah anda baca ini merupakan buku ketiga kami, yang sengaja diteritkan untuk menyoroti persoalan hangat di tengah masyarakat. Buku pertama, Timor Lorosa’e on the Crossroad ditulis oleh George J. Aditjondro, mengungkapkan berbagai persoalan krusial yang dihadapiIndonesia saat menghadapi masalah Timor Timur. Buku kedua, Di Balik Jejak Skandal Balongan diluncurkan Februari lalu saat masyarakat tengah skeptis atas langkah Kejaksaan Agung dalam menangani berbagai kasus korupsi di tubuh Pertamina, yang hingga kini nyatanya memang tidak pernah tuntas penyelesaianya.
Sebagaimana halnya dua buku kami terdahulu, buku ini disusun tanpa pretensi apapun. Isinya bisa jadi masih jauh dari harapan masyarakat. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan saran dan kritik dari pembaca.
Ingin baca bukunya ? Silakan download di sini
Komentar
Posting Komentar