Langsung ke konten utama

Postingan

Karomah KH Mohammad Ma'roef RA

Mbah Ma'roef yang sejak kecil sudah ditinggal mati kedua orang tuanya, akhirnya diasuh oleh Mbah Nyai Bul Kijah (kakak perempuannya yang sulung). Karena kondisi ekonomi yang pas-pasan, tak heran kalau di usia wajib belajar beliau belum bersekolah. Mbah Ma’roef hanya belajar mengaji Al Qur’an yang diajari sendiri oleh kakaknya. Itupun kakaknya sering mengeluh karena apa yang telah diajarkan seakan tidak ada yang nyantol di otak Mbah Ma’roef. Saking jengkelnya, akhirnya mbak ayunya menyuruh adiknya agar sering puasa Senin-Kamis. Saran tersebut dilaksanakan oleh Mbah Ma’roef.

Karomah Mbah Ma’shum Lasem

Mbah Ma’shum Lasem, Jawa Tengah, adalah ulama besar yang tindakannya sering sulit dicerna nalar awam. Setelah peristiwanya, barulah orang mengerti apa sesungguhnya yang terjadi.Diperkirakan, Mbah Ma’shum lahir pada tahun 1868. Beliau adalah anak bungsu pasangan Ahmad dan Qosimah. Oleh orangtuanya kemudian diserahkan kepada Kiai Nawawi, Jepara, untuk mempelajari ilmu agama. Dari Kiai Nawai, beliau mendapat pelajaran dasar ilmu alat (nahwu) yang diambil dari kitab Jurumiyyah dan Imrithi .

Karomah Kyai Anwar Nur (Pendiri PP An-Nur Malang)

Pondok Pesantren Annur menyelenggarakan acara besar, acara yang biasanya digelar dua tahun sekali dan secara bergiliran ditempatkan di annur 1, annur 2, dan annur 3. Acara ini bertajuk HAUL AKBAR KH. ANWAR NOOR, pendiri pondok pesantren Annur Bululawang Malang. Sengaja acara ini mendatangkan KH. DR. Hasyim Muzadi sebagai pembicara utama, sebab beliau adalah salah satu murid mbah Yai Anwar, sehingga diharapkan wejangan yang disampaikan oleh mbah Yai kepada Cak Hasyim bisa ditularkan kepada santri-santri yang lain.

Faksi Keadian Vs Faksi Sejahtera

Blar…blar…blar !!! Pesta kembang api menyambut tahun baru 2013 telah usai. Gemuruh pesta kembang api itu seolah menjadi gong pembuka babak baru dagelan politik dari para elit di republik ini. Tak pelak, publik kembali mendapat tontonan memalukan di penghujung Januari. Adalah Ahmad Fathonah (AF) yang tertangkap tangan melalui operasi penggerebekan yang digelar KPK. Penangkapan AF berujung pada penetapan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) sebagai tersangka dugaan suap impor daging sapi. Tentu saja, berita ini dengan cepat menggegerkan jagat nasional. Beragam komentar menghiasi dunia maya melalui media-media sosial seperti facebook, twitter, gogle+, blog dan media sosial lainnya. Yang pasti, publik tersontak kaget dengan peristiwa ini sehingga menjadi perbincangan hangat. Reaksi publik – mungkin – bisa dianggap berlebihan tidak seperti peristiwa lainnya. Mengapa demikian?

Petingginya Keblinger Sapi (PKS)

 (suara sapi) : emmmmuuuoooooooooooooooo.............. Sapi-sapi Australia itu mengerang kesakitan. Entah karena dapat laporan dari intelejen atau memang benar-benar paham bahasa sapi, sebuah LSM pembela hak asasi binatang dari Australia (RSPCA) datang untuk merekam.

Ke(tidak)adilan "Wani Piro"

Seorang bu mengendarai sepeda motor. Sang anak yang baru berusia 5 tahun duduk di depan. Ketika hendak mendahului sebuah truk gandeng dari sisi kiri, tiba-tiba perempuan itu kehilangan keseimbangan. Kondisi semakin tidak terkendali karena perempuan itu menyetir hanya dengan satu tangan. Sebab, tangan satunya harus memegangi anaknya yang baru berusia 5 tahun. Dan akhirnya....bruakkk !!! Sepeda motor yang dikendarai perempuan itu menyenggol badan truk gandeng. Perempuan itu langsung terpelanting dan jatuh tepat di depan roda truk yang sedang melaju. Perempuan itu meninggal di TKP. Beruntung anak yang masih dalam dekapan ibunya tidak ikut terlindas dan hanya mengalami luka ringan.

Jejak Dosa Bendahara Partai Demokrat (1)

Muda pesta pora, tua tidak sia-sia, mati masuk surga. Barangkali ungkapan itu cocok untuk menggambarkan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) Muhammad Nazaruddin. Bagaimana tidak? Usianya baru 33 tahun, tetapi sudah memegang uang miliaran rupiah. Sebagai petinggi partai, tentu perannya sangat besar dalam menjayakan PD. Ke depan pengaruh politiknya sangat kuat. Kelak, tidak mungkin hidupnya sia-sia. Karena jasa-jasanya kepada partai, juga kepada bangsa dan negara, kalau mati pasti menuju jalan surga.